Ducati Bocahkan: Francesko Berasal dari Diesel namun Kesulitan Menghadapi Marc Marquez

gudangmovies21Pembalap penguji Ducati, Michele Pirro mengungkap situasi persaingan pabrikan setelah kehadiran Marc Marquez mulai MotoGP 2025.

Francesco Bagnaia yang selama dua musim beruntun menjadi pembalap Ducati dengan hasil terbaik berjuang keras karena Marquez langsung meraih hasil positif pada dua seri balap MotoGP.

Pembalap yang dikenal sebagai Baby Alien tersebut tampil luar biasa dengan mendapatkan posisi awal poles dan mengamankan kemenangan di lintasan sprint race maupun grand prix utama untuk GP Thailand serta GP Argentina.

"Melihat rekan setim Anda memenangkan empat dari dari rangkapan balapan bukanlah hal yang mudah," kata Pirro dilansir gudangmovies21dari GPOne.

"​​Marc memiliki segalanya untuk mendominasi hingga akhir, tetapi Pecco (panggilan Bganaia) akan dapat berbicara, ia hanya butuh ketenangan."

Pada Kejuaraan Dunia MotoGP kali ini, Ducati turun lapangan dengan jumlah motor yang berkurang sebanyak dua unit.

Pirro mengatakan bahwa dia tidak melihat perubahan yang signifikan, terutama karena Desmosedici sangat bersaing.

"Saya kecewa karena belum bisa melihat (Jorge) Martin di Aprilia, tetapi (Enea) Bastianini berjuang keras, sementara pada tahun 2024 ia berjuang untuk podium dan kemenangan. Membuat Anda menyadari betapa kuatnya kami."

Jorge masih merupakan elemen yang belum terungkap.

Seputar kompetisi di antara Marquez dan Bagnaia, sang rider berusia 38 tahun tersebut mengenali kelemahan Bagnaia yang baru memanas di pertengahan musim.

"Pecco belum pernah tampil sebagai pembalap yang bisa memberikan seluruh kapasitasnya di awal musim. Menurut saya, ini merupakan ciri khas dirinya, lalu sirkuit yang dia hadapi juga tak banyak membantunya," ungkap Pirro.

Kami perlu sedikit bersabar lagi. Di pihak yang berbeda, Marc mempunyai bakat serta hasrat luar biasa untuk mengkompensasi kesalahan tersebut, apalagi dia sudah menjadi pembalap.

motor terbaik."

Maka, dia hanya melaksanakan apa pun yang diketahui cara kerjanya. Tentu saja, dari seseorang juara seperti itu, Anda berharap dia dapat mencapai banyak tujuan.

"Di sisi lain, kejutan yang sebenarnya adalah Alex (Marquez). Kedekatan

saudaranya dan memiliki motor yang sama membantunya mengambil langkah lebih maju, ditambah lagi dia langsung merasa nyaman dengan GP24."

Meski demikian, menurut saya Pecco bakal cepat kembali bertanding. Tentunya Marc sampai saat ini telah memegang seluruh kartu ideal agar bisa terus unggul sepanjang musim balapan.

Bagnaia pun tak menutup peluang untuk kembali ke GP24 yang ia rasa lebih sesuai baginya.

"Sesungguhnya tak terdapat banyak perbedaan antara kedua sepeda motor tersebut. Bagi pendapatku, hal utama pada saat ini ialah menyerahkan kebutuhan ketenangannya serta meringankan dia untuk meraih kembali perasaan yang diidamkan," ungkap Pirro.

"Levelnya mungkin lebih tinggi, tetapi seperti yang sering terjadi, dia membutuhkan waktu lebih lama untuk menemukan kepercayaan diri yang dibutuhkannya."

Menuturkan kalau dirinya tak merasakan sakit akibat hadirnya Marc merupakan pernyataan yang cukup berarti.

Keberadaan Marquez di tim ketika Bagnaia sedang dalam posisi aman tidak hanya menjadi permasalahan bagi Bagnaia sendiri.

Pirro mengatakan bahwa Marquez adalah salah satu rekan setim yang paling tak menyenangkan yang mungkin Anda temui.

"Tetapi, Pecco mempunyai segala kualitas yang dibutuhkan untuk bisa mengunggulinya dan menyusulnya," kata Pirro.

Tentu saja, mencapai empat kemenangan berturut-turut merupakan hal yang cukup menantang, terlebih lagi dengan sorotan yang dibawa media.

Tetapi, ia (Bagnaia) mempunyai berbagai kualitas positif tambahan selain dukungan dari Ducati untuk bisa tampil di puncak.

"Saya yakin bahwa dalam beberapa GP kita akan melihatnya dia siap dan kompetitif untuk bertarung demi kemenangan."

Seri balapan MotoGP berlanjut dengan gelaran GP Amerika Serikat yang akan digelar di Sirkuit Austin pada tanggal 28 hingga 30 Maret nanti.

Comments

Popular posts from this blog

Paradise Islands Offer Citizenship for Less Than £36,000

Australian Grand Prix Fences Go Black for Clever Reason

Bill Passes Just Hours Before Deadline, Averts Shutdown and Defeats Filibuster