Inilah Roket Amatir Pertama Indonesia yang Diciptakan oleh 3 Siswa SMK Pontianak

gudangmovies21 , Jakarta - Tiga pelajar dari SMKN 4 Pontianak , Kalimantan Barat, menciptakan roket Pemula pertama di Indonesia. Proyek bernama Roket Nusantara tersebut dikerjakan bersama PT Pasifik Satelit Nusantara (PSN) dalam waktu empat bulan mulai Oktober 2024.

Tim Mengangkasa, yang terdiri dari Daris Cahyo Adi, Fathur Rahman, dan Abdul Aziz, berhasil mengirim Roket Nusantara hingga jarak satu kilometer. Capaian signifikan mereka dicapai saat roket mencapai kecepatan di bawah supersonik dengan laju 200 meter setiap detik.

Daris menyebut timnya senang dengan hasil peluncuran itu. "Desain ini ternyata cukup stabil," katanya menurut pernyataan tertulis yang ada di situs web mereka. Direktorat Jenderal Pendidikan Vokasional dari Kementerian Pendidikan , Sabtu, 22 Maret 2025.

Catatan tentang roket amatur pertama yang dibuat oleh para siswa SMK di Indonesia menjadi bagian dari proyek Roket Nusantara Gelombang 2. Grup tersebut telah menyelenggarakan tiga uji coba penerbangan berturut-turut, yakni percobaan kelompok ketiga, keempat, dan kelima dari urutan sebelumnya.

Dengan situs web Pasifik Satelit Nusantara LinkedIn, Program Batch 2 berfokus untuk menjamin bahwa roket bisa mencapai ketinggian sebanyak 900 meter. Selain itu, ada tujuan lain yaitu mengamankan pengembalian badan roket. payload Menggunakan parasut, dan menerapkan sistem closed-loop roll control untuk menjaga kestabilan penerbangan.

Roket Nusantara mengggunakan propelan Ammonium Nitrate Composite Propellant (ANCP) dengan tujuan untuk mencapai tinggi satu kilometer. Di hari peluncuran perdana, rudal lokal ini ditembakkan sebanyak dua kali. Keduanya mampu mencapai ketinggian 800 meter dan 903 meter. Uji coba tersebut akhirnya berhasil melewati batas 1 kilometer pada tanggal 26 Februari yang lalu.

Daris mengatakan bahwa proyek itu adalah lanjutan dari penerbangan perdana Roket Bridge yang direncanakan untuk Januari 2025. Tim Mengangkasa telah mempersiapkan serta melakukan pengujian semua bagian roket, termasuk sistem avionik, bahan bakar, parasut roket, alat pelepas api, sampai dengan perangkat pencetus ledakannya.

Strategi baru yang digunakan pada uji coba terakhir, menurutnya, melibatkan pemasangan mesin roket setelah roket tersebut diposisikan di atas jalur kereta api dengan tujuan mengurangi kemungkinan gagal. "Roket kami," katanya. Alhamdulillah mencapai target," kata dia.

Daris Cahyo Adi, Fathur Rahman, dan Abdul Aziz siswa SMKN 4 Pontianak, Kalimantan, yang berhasil mengembangkan dan meluncurkan roket amatir yang bernama Roket Nusantara ke angkasa. Dok. Kemendikbud

Peluncuran ini didukung Tim Bamtara Pans yang menyumbangkan satelit Kensat sebagai muatan roket. Tim Mengangkasa akan mengevaluasi sistem penyebaran parasut untuk peluncuran selanjutnya. Data yang diperoleh dapat dimanfaatkan untuk pengembangan lebih lanjut.

Kepala Eksekutif PT PSN Adi Rahman Adiwoso mengonfirmasikan bahwa perusahaannya terus berkomitmen mendorong pertumbuhan serta otonomi bidang keorbitan di tanah air. "Capaian ini merupakan gerak maju untuk Indonesia dalam penelitian roket non-komersial dan ilmu tokostart," katanya.

Comments

Popular posts from this blog

Paradise Islands Offer Citizenship for Less Than £36,000

Australian Grand Prix Fences Go Black for Clever Reason

Bill Passes Just Hours Before Deadline, Averts Shutdown and Defeats Filibuster