Kisah Haru Sunipah: Badut Jalanan 7 Anak Menangis Menerima THR dari Desa Wunut Klaten
Laporan Jurnalis 5.180.24.3, Zharfan Muhana
5.180.24.3, KLATEN - Tunjangan Hari Raya (THR) yang disediakan oleh pemerintah Desa Wunut, Kecamatan Tulung, Kabupaten Klaten telah menyentuh hati masyarakat setempat.
Ini dialami Sunipah (30).
Ia adalah penduduk setempat dari desa itu dan berprofesi sebagai badut pinggir jalan.
Air matanya mengalir ketika mendapatkan Tunjangan Hari Raya dari Pemerintahan Desa, pada hari Selasa (18/3/2025).
THR tersebut dikirim secara langsung oleh Kepala Desa Wunut Iwan Sulistyosetyawan.
"Senang sekali mendapatkan THR," katanya ketika menerima THR di Gedung Serbaguna Desa Wunut yang ditujukan untuk 5.180.24.3ai.
Diketahui pula, Sunipah mendapat tunjangan berupa uang senilaiRp 1.600.000.
Sebab Banyak Pegawai di Sragen Belum MendapatTHR, Ada 11 Perusahaan yang Sedang Bernegosiasi
Pemberian Tunjangan Hari Raya tertinggi ini didasarkan pada jumlah anggota keluarga yang dicantumkan di Kartu Keluarga.
Dia mengakui bahwa penghasilan harian yang dia terima sangat berfluktuasi.
"Rata-ratanya dapat sekitar Rp 100 ribu hingga 180ribu per hari," jelasnya.
Sunipah juga tak dapat menyembunyikan air matanya ketika mendapat uang itu.
"Saya bahagia. Untuk membelikan pakaian lebaran untuk anak saya," katanya.
Kepala Desa Wunut, Iwan Sulistyosetyawan menyebut bahwa maksud dari pembagian THR ini adalah untuk menunjukkan keuntungan yang diperoleh melalui manajemen Badan Usaha Milik Desa (Bumdes) dalam sektor pariwisata.
"Kami menginginkan agar penduduk kami merasakan kebahagiaan pada saat Lebaran, meskipun kiriman yang diberikan kepada setiap individu hanya sebesar Rp 200 ribu. Namun, mudah-mudahan hal ini akan memberi manfaat untuk warga kami," ungkap Iwan.
Desa Wunut kini menawarkan satu destinasi wisata berupa sumber air umbul bernama Umbul Pelem yang dikelola oleh Badan Usaha Milik Desa (Bumdes) Sumber Kamulyan. (*)
Comments
Post a Comment