Nunung Ditegur Tarzan Srimulat karena Lebih Mengutamakan Keluarganya, Diperingati: Zamanmu Akan Musnah
JAKARTA, 5.180.24.3 - Komedian Nunung mengatakan bahwa Tarzan Srimulat pernah memberi nasihat padanya lantaran dia terlampau mengejar kesejahteraan dan kebutuhan keluarganya.
Menjalani karirnya bersama tim komedi Srimulat dari masa muda sampai dewasa, ketekunan Nunung dalam menjadi tiang penyangga bagi keluarganya telah dikenal oleh para kawan satu grup di Srimulat.
Oleh karena itu, tidak sedikit di antaranya yang telah kerap kali memberikan saran, termasuk Tarzan dan Kadir.
"Nunung mengatakan bahwa dia sering mendengar Pak Tarzan dan Bang Kadir selalu memberikan peringatan," sebagaimana dilansir oleh Reyben Entertainment.
'Hampir sepanjang hidupmu, prioritas utamamu adalah keluargamu, namun jika diberi usia yang lebih lama lagi, justru zaman tua mu lah yang bisa runtuh kecuali kau mengurusinya dengan baik.' manage Saat ini," demikian Nunung meniru ucapan Tarzan.
Nunung pun telah diberitahu untuk berhenti terus-menerus memberikan uang kepada keluarganya.
"Tolong beri keluargamu kail, bukan umpan," kata Nunung.
Akan tetapi, Nunung pada waktu itu hanya berfokus untuk mendukung dan membuat keluarganya bahagia setelah mereka selama bertahun-tahun hidup dalam kesusahan.
"Pada saat tahun-tahun itu saya hidup kayak dikejar duit, bukan mengejar duit," kata Nunung.
"Di pemikiranku, bagaimana besok," katanya selanjutnya.
Nunung dan suaminya saat ini menempati sebuah kamarku di apartemen di wilayah Jakarta Selatan. Hampir seluruh harta benda mereka telah laku terjual.
Selain karena kanker yang diderita dan pandemi Covid-19 beberapa tahun lalu, Nunung juga sempat terjerat narkoba yang membuat sejumlah asetnya dijual demi bisa tetap menghidupi keluarga besar.
Sebelumnya, Nunung pernah mengungkap bahwa ada sekitar 50 orang yang menjadi tanggung jawabnya.
"Dari saudara ke anak-anaknya. Saya nolaknya gimana ya," kata Nunung dikutip dari Pagi Pagi Ambyar Trans tv.
"Namanya juga keluarga ya, susah mau nolak. Karena saya tahu persis kehidupan mereka, saya tahu persis, aduh enggak ngerti," imbuhnya dengan suara bergetar.
Pertama-tama, Nunung pun merenungi bahwa ketika putranya berhasil menyelesaikan studi di perguruan tinggi, beban kepadanya seharusnya menjadi sedikit lebih ringan.
Namun pada kenyataannya, mendapatkan pekerjaan bukanlah hal yang mudah, malahan biaya keluarannya jadi bertambah.
Comments
Post a Comment